1 Mengenali Diri Sendiri
Untuk menjadi pengusaha sukses, Anda harus tahu passion dan kemampuan diri sendiri. Seberapa besar bakat Anda memulai usaha sendiri? Apa kelemahan yang dimiliki kalau menjalankan usaha?Hal-hal semacam ini akan membantu Anda menemukan sifat pengusaha dasar. Ada baiknya, bentuk karakter tersebut sedini mungkin. Anda bisa mulai dari sikap proaktif dan penuh kreativitas. (konsultan pajak dibali)
#2 Belajar
Kunci kesuksesan sejati adalah belajar dari pengalaman, baik pengalaman diri sendiri maupun orang lain. Sudah banyak contoh pengusaha sukses di dunia yang bisa dicontoh. (www.manarabintang.com)
3 Tetapkan Tujuan
Jangan sampai Anda bingung di tengah jalan! Kebanyakan orang yang gagal tak menentukan tujuan mereka dari awal. Mereka sekedar memulai usaha tanpa menetapkan standar dan hasil yang dicapai.Supaya Anda tak terjebak dengan karakter pribadi, pasanglah target yang tepat. Misalnya saja, jika ingin membuka usaha kuliner yang menyasar pasar milenial.
4 Berani Mengambil Resiko
Tak ada perjalanan yang mudah, begitu pula dengan usaha. Pasti ada serangkaian masalah yang harus dihadapi. Anda tak boleh mudah berputus asa, tetapi sebaliknya.Tetap bangkit setelah mengalami 1 kegagalan. Apapun rintangan di depan mata, hadapi dan beranilah mengambil risiko. Pengusaha yang sukses seringkali memulainya dari nol, Anda pun bisa demikian. (financial control )
5 Evaluasi Pasar
Setelah menentukan jenis usaha yang akan dibuka, Anda harus melakukan uji pasar. Tujuannya untuk mengetahui respon pasar terhadap produk atau jasa yang Anda tawarkan. Apakah ada peluang bagus ke depannya atau tidak? Langkah ini efektif mengurangi kerugian besar di awal perjalanan. Uji pasar bakal membantu Anda mengevaluasi dan memperbaiki produk maupun jasa tersebut.
6 Merekrut SDM Kompeten
Biar usaha Anda berjalan maksimal, rekrutlah beberapa tenaga kerja yang memang berkompeten. Anda bisa melakukan tes sebelum menerima 1-2 karyawan tetap di awal. (www.manarabintang.com)
7 Investasi
Sangat penting menginvestasikan profit yang Anda dapat dari usaha. Meskipun profit menjadi hak Anda pribadi, namun bukan berarti dihamburkan begitu saja. Anda bisa menggunakannya untuk memulai investasi lain, entah membuka usaha baru atau berinvestasi jenis lain. Secara tidak langsung, Anda tengah mempersiapkan masa depan yang lebih cerah.
